Mendadak ada kebutuhan gadget baru, akibat gadget lama udah nggak compatible atau untuk menunjang kebutuhan pekerjaan dan lain sebagainya. iPhone 16 yang baru saja dirilis bisa jadi salah satu pilihan atas kebutuhan kamu. Tapi, membeli ponsel secara tunai bisa jadi tantangan. Inilah saatnya Avantee dengan produk #DuluanGajian hadir untuk membantu. Kenapa Penting Membeli Tanpa kena Debt-trap? Banyak orang yang rela menggunakan kartu kredit atau mengambil pinjaman untuk membeli iPhone terbaru. Meski cara ini memungkinkan kamu langsung memiliki barang yang kamu mau, namun ada baiknya kamu mengukur kembali tingkat kesehatan keuangan sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman jangka panjang. Di Avantee, kami berusaha membantu kamu memiliki barang yang dibutuhkan tanpa harus mengorbankan keuanganmu. Karena itu, kami menghadirkan #DuluanGajian, solusi yang memberikan akses awal ke gaji yang telah kamu hasilkan, sehingga kamu bisa berbelanja dengan cerdas tanpa perlu terkena debt-trap atau menggunakan kartu kredit. Apa Itu #DuluanGajian? #DuluanGajian adalah produk inovatif yang memungkinkan kamu untuk mengakses gaji yang sesuai hari kerja yang telah kamu jalani sebelum hari gajian tiba. Ini seperti mendapatkan uang muka atas gaji yang sudah kamu hasilkan, tanpa harus terkena debt-trap. Solusi ini dapat membantu kamu menutupi kebutuhan mendesak atau, dalam hal ini, membeli iPhone 16 baru—tanpa harus menyentuh tabungan atau batas limit kartu-kreditmu. Langkah Membeli iPhone 16 Menggunakan #DuluanGajian Cek KelayakanUntuk menggunakan #DuluanGajian, pastikan perusahaan tempatmu bekerja telah bermitra dengan Avantee. Jika perusahaanmu sudah bekerjasama, kamu dapat meminta akses awal gaji melalui aplikasi yang mudah digunakan. Penting untuk jangan dilewatkan! Pastikan itu Kebutuhan dan bukan Keinginan ya. Hitung Biaya yang DibutuhkanSebelum memutuskan membeli iPhone 16, pastikan kamu sudah merencanakan anggarannya. Cek harga model yang kamu inginkan dan tentukan berapa banyak dari gajimu yang bisa digunakan tanpa mengorbankan pengeluaran lainnya seperti tagihan dan tabungan. Ajukan Akses GajiMelalui aplikasi #DuluanGajian, ajukan jumlah gaji yang kamu perlukan untuk menutupi pembelian iPhone 16. Kamu bisa menarik sebagian dari gajimu kapan saja, memberi fleksibilitas untuk merencanakan pembelian. Beli Ponsel Setelah mendapatkan akses gaji, kamu bisa dengan percaya diri membeli iPhone 16 tanpa khawatir kena debt-trap. Tak perlu kartu kredit atau pinjaman dengan bunga tinggi—cukup gunakan uang yang sudah kamu hasilkan! Lanjutkan Perjalanan KeuanganmuBagian terbaik dari menggunakan #DuluanGajian adalah kamu tidak perlu mengorbankan kesehatan finansial jangka panjang untuk pembelian jangka pendek. Kamu bisa membayar iPhone 16 sambil tetap menjaga anggaran untuk kebutuhan harian. Kesenangan membeli iPhone terbaru tidak harus datang dengan kecemasan finansial. Dengan #DuluanGajian dari Avantee, kamu bisa memenuhi kebutuhan mendesak tanpa harus terkena debt-trap. Jika kamu siap membuat pilihan finansial yang cerdas sambil tetap menikmati teknologi terbaru, coba #DuluanGajian sekarang! Kunjungi situs Avantee untuk info lebih lanjut. Syarat dan ketentuan berlaku.
Oct 10, 2024Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian global. Mereka berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi. Namun, salah satu kendala utama yang dihadapi oleh UMKM adalah akses terhadap pembiayaan yang memadai. Di sinilah Peer-to-Peer (P2P) lending muncul sebagai solusi inovatif yang dapat mengatasi hambatan ini dan memberikan dorongan bagi pertumbuhan UMKM. P2P Lending dan Pemberian Akses Keuangan: P2P lending adalah platform online yang menghubungkan peminjam dan pemberi pinjaman secara langsung, menghilangkan perluasan tradisional seperti bank. Bagi UMKM, platform P2P lending menyediakan akses yang lebih mudah dan cepat ke pembiayaan yang mereka butuhkan. Hal ini sangat berarti karena UMKM sering kali memiliki kesulitan mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan tradisional karena keterbatasan jaminan atau riwayat kredit yang terbatas. Manfaat P2P Lending untuk UMKM: 1. Pengurangan Biaya: UMKM sering menghadapi biaya yang lebih tinggi saat mencari pinjaman dari institusi finansial tradisional. P2P lending dapat menawarkan suku bunga yang lebih kompetitif dan biaya yang lebih rendah, mengurangi beban keuangan bagi UMKM. 2. Proses Cepat: Proses persetujuan pada platform P2P lending seringkali lebih cepat daripada proses tradisional di bank. Ini memungkinkan UMKM untuk mendapatkan dana dengan lebih cepat, yang sangat penting dalam situasi yang memerlukan penyelesaian cepat. 3. Fleksibilitas: P2P lending sering menawarkan berbagai opsi pinjaman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan UMKM, seperti jangka waktu yang beragam dan jumlah pinjaman yang sesuai. 4. Peluang yang Lebih Besar: UMKM yang mungkin dianggap sebagai risiko tinggi oleh lembaga keuangan tradisional memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan pinjaman melalui P2P lending. Ini membuka pintu bagi UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka. Kontribusi P2P Lending terhadap Pertumbuhan UMKM: 1. Pendanaan Inovasi: P2P lending memberikan UMKM akses ke dana yang diperlukan untuk mengembangkan produk baru atau mengimplementasikan inovasi, mendorong pertumbuhan dan daya saing. 2. Penciptaan Lapangan Kerja: Dengan dukungan finansial yang lebih mudah diakses, UMKM dapat memperluas operasi mereka dan menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat setempat. 3. Pengembangan Ekonomi Lokal: Pertumbuhan UMKM yang didorong oleh P2P lending dapat berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal, memperkuat komunitas dan meningkatkan pendapatan daerah. P2P lending telah membuka peluang baru bagi UMKM dengan memberikan akses keuangan yang lebih mudah dan cepat. Dengan mengatasi kendala akses pembiayaan, platform ini memberikan kontribusi penting terhadap pertumbuhan, inovasi, dan penciptaan lapangan kerja dalam ekosistem UMKM. Meskipun tantangan tetap ada, potensi positif yang dihadirkan oleh P2P lending dalam mendukung UMKM sangatlah signifikan, dan platform-platform ini memiliki potensi untuk terus memajukan sektor UMKM dalam perekonomian global.
Aug 09, 2023
PIKKAT Umumkan Kerja Sama dengan Avantee Bidik Kemudahan Pemilik Warung dan Toko Ritel Akses PermodalanJakarta, 22 Mei 2024 – PT. Pikkat QTA Retail Servisindo (PIKKAT), startup penyedia solusi ritel manajemen terintegrasi untuk UMKM berbasis digital, mengumumkan kerja sama dengan PT. Grha Dana Bersama (Avantee), startup fintech P2P lending, ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di kantor PIKKAT di Jakarta, pada hari ini (22/5). Tujuan dari kerja sama ini adalah merupakan bagian jasa dan layanan PIKKAT bagi para mitranya yang berasal dari kalangan pelaku UMKM (warung dan toko ritel) untuk mendapatkan akses permodalan secara lebih cepat, mudah, dan aman secara manajemen risiko karena semua dilakukan secara digital. PIKKAT didirikan di Jakarta oleh Herman Bg dan Iman Pribadi. Herman memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di dunia ritel dan jasa keuangan. Sementara Iman berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri jasa keuangan baik di sektor swasta maupun lembaga pemerintah. Keduanya tertarik untuk menggabungkan seluruh pengalaman kerjanya untuk merintis PIKKAT sejak 2019 yang kemudian dimatangkan kembali sampai beroperasi penuh di 2023.PIKKAT (PIlih toko terdeKAT) adalah platform manajemen bisnis terintegrasi yang ditujukan untuk bisnis ritel skala UMKM di Indonesia. Perusahaan ini menawarkan berbagai layanan termasuk sistem POS, pengelolaan persediaan, manajemen pelanggan, startegi pemasaran, dan aksesibilitas pembiayaan. PIKKAT membantu bisnis UMKM mengelola operasionalnya secara lebih efisien dengan mengintegrasikan berbagai fungsi, mendorong pertumbuhan dan kemudahan dalam penggunaan.Target penggunanya tidak terbatas pada pelaku UMKM yang sudah berjalan saja, tapi juga pengusaha ritel baru, bisnis korporasi atau koperasi karyawan yang ingin mengelola bisnis ritelnya sehingga bisa bersaing dengan bisnis modern ritel. Founder PIKKAT Iman Pribadi menyampaikan PIKKAT hadir karena berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh suatu lembaga, sebanyak lebih dari 80% transaksi belanja harian di Indonesia terjadi di warung atau toko ritel UMKM yang jumlahnya lebih dari 3 juta. Kemudian, sebagian besar pemilik warung atau toko ritel tersebut tidak dapat mengembangkan bisnis dan keuntungan usahanya secara optimal karena kurangnyakompetensi dalam mengelola bisnis retail dari mulai kepuasan pelanggan, manajemen produk dan persediaan, efisiensi operasi, dan dukungan permodalan. Berikut layanan disediakan oleh PIKKAT: Pengelolaan penjualan toko ritel UMKM atau Koperasi, secara offline maupun online; Distribusi produk kebutuhan sehari-hari; Memberikan jasa dukungan pelayanan pelanggan;Membantu memberikan analisa bisnis dalam rangka mengembangkan warung/toko ritel milik UMKM atau Koperasi; Menyediakan akses permodalan bagi pemilik warung/toko ritel UMKM dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Saat ini, PIKKAT sudah bekerja sama dengan banyak pihak, mulai dari “product principal”, distributor besar, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan dalam memperkenalkan solusinya kepada para pelaku warung/toko ritel UMKM, baik pelaku perorangan, perusahaan, dan koperasi. Sejauh ini solusi POS PIKKAT telah digunakan di Tangerang untuk mendukung program warung digital yang diinisiasi oleh pemerintah kota Tangerang dan institusi perguruan tinggi Universitas Buddhi Dharma. Kegiatan yang sama dengan melibatkan pemerintah daerah, institusi perguruan tinggi dan koperasi juga sedang berjalan di Jakarta, Depok, dan Bandung. “Kami menjalankan strategi B2B2C melalui kerja sama dengan pemerintah, institusi pendidikan dan pihak–pihak yang memahami kebutuhan para pelaku UMKM dan pelanggannya dalam menggandeng mitra Pikkat, sehingga membantu kami dalam menjalankan strategi bisnis kami secara efektif dan efisien. Dengan strategi ini, sudah ada sejumlah lebih dari 50 ribu potensial mitra PIKKAT dan lebih dari 2 juta potensial end consumer,” imbuh Iman. Avantee merupakan mitra bisnis pertama PIKKAT yang berasal dari industri jasa keuangan untuk menyediakan solusi pembiayaan bagi para pelaku warung/toko ritel UMKM. Seperti diketahui, Avantee merupakan startup P2P lending yang berfokus pada penyediaan solusi pembiayaan produktif untuk pengembangan usaha UMKM. Startup yang dipimpin oleh Firman Wiranata dan Minto Liem ini menyediakan berbagai produk pinjaman produktif untuk para UMKM, di antaranya: invoice financing, PO refinancing, project financing, multipurpose financing, earned wage access (EWA) atau Kas Bon. Saat ini Avantee telah mengembangkan produk pembiayaan produktif bagi para pelaku warung/toko ritel UMKM dan produk Kas Bon untuk pembelian barang kebutuhan sehari–hari bagi karyawan berkolaborasi bersama PIKKAT.
May 28, 2024Pada tanggal 19 Februari 2021 Avantee mengikuti Seminar dan sosialisasi bertajuk " Mewujudkan Akses Keuangan ke Seluruh Indonesia Dengan Fintech P2P Lending " yang diselenggarakan oleh AFPI bersama dengan OJK dan beberapa penyelenggara P2P Lending. Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=5yiEgYWV358
Mar 25, 2021P2P lending, atau Peer-to-Peer lending, telah membuka pintu akses ke solusi keuangan yang lebih inklusif bagi banyak individu di berbagai belahan dunia. Kemampuannya untuk memberikan akses pinjaman tanpa melibatkan lembaga keuangan konvensional telah memungkinkan masyarakat untuk mengatasi kebutuhan finansial mereka dengan lebih fleksibel. Namun, dengan kemerdekaan keuangan yang diberikan oleh P2P lending, timbul pula tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa dana yang diperoleh digunakan dengan bijak dan produktif. Saat seseorang memutuskan untuk mengambil langkah untuk mengajukan pinjaman P2P lending, langkah pertama yang bijak adalah membentuk rencana keuangan yang matang. Rencana ini harus mencakup tujuan penggunaan dana pinjaman secara spesifik dan jelas, sehingga menghindarkan risiko penggunaan dana yang tidak terarah. Namun, di tengah berbagai pilihan penggunaan dana, satu bahaya yang harus dihindari dengan tegas adalah godaan judi online. Keberhasilan finansial tidak dapat dicapai jika dana yang diperoleh digunakan untuk praktik perjudian yang dapat menyebabkan kerugian besar. Mari kita eksplorasi cara-cara bijak dalam memanfaatkan dana pinjaman P2P lending dan mengapa penting untuk menjauhi jerat judi online. Perencanaan Keuangan yang Matang: Sebelum mengajukan pinjaman P2P lending, penting untuk memiliki rencana keuangan yang matang. Tentukan dengan jelas tujuan penggunaan dana pinjaman dan pastikan itu sejalan dengan kebutuhan mendesak atau investasi yang berpotensi memberikan hasil positif. Investasi Produktif: Sebaiknya, alokasikan dana pinjaman untuk investasi produktif yang dapat meningkatkan pendapatan atau menciptakan peluang bisnis. Misalnya, memulai usaha kecil, pelatihan profesional, atau investasi pendidikan. Hindari Godaan Judi Online: Satu dari godaan yang perlu dihindari adalah penggunaan dana pinjaman untuk judi online. Judi online dapat menjadi lubang keuangan yang dalam dan memicu spiral utang yang sulit diatasi. Menjaga integritas dana pinjaman adalah kunci untuk menghindari risiko finansial yang tidak perlu. Prioritaskan Pembayaran Utang atau Kewajiban Keuangan: Jika Anda memiliki utang atau kewajiban keuangan lainnya, pertimbangkan untuk menggunakan dana pinjaman P2P lending untuk membayar utang tersebut. Ini dapat membantu meningkatkan profil kredit dan mengurangi beban finansial dalam jangka panjang. Simpan Sebagian untuk Darurat: Penting untuk menyisihkan sebagian dana pinjaman sebagai cadangan darurat. Ini dapat memberikan keamanan finansial jika terjadi kejadian tak terduga atau kebutuhan mendesak. Transparansi dan Keterbukaan: Jika Anda mengalami kesulitan keuangan atau perubahan dalam rencana awal, penting untuk berkomunikasi dengan pemberi pinjaman P2P secara transparan. Beberapa platform P2P lending dapat memberikan opsi restrukturisasi pinjaman atau solusi lainnya. Edukasi Finansial: Tingkatkan pemahaman tentang manajemen keuangan dan investasi. Semakin baik pemahaman Anda tentang cara mengelola uang, semakin bijak Anda dalam mengambil keputusan finansial. Pemanfaatan dana pinjaman P2P lending harus didasarkan pada kebijakan finansial yang bijak. Menghindari godaan judi online dan mengalokasikan dana untuk investasi produktif dapat membantu mencapai pertumbuhan finansial yang berkelanjutan. Dengan perencanaan yang matang dan keterbukaan terhadap pemberi pinjaman, individu dapat mengelola dana pinjaman dengan bijak dan meraih manfaat jangka panjang.
Oct 19, 2023
Peran Fintech dalam Transformasi Industri Keuangan: Menguak Rahasia Revolusi Finansial di Era DigitalApakah Anda penasaran bagaimana Financial Technology (Fintech) telah menjadi katalisator utama dalam mengguncang dan mengubah dunia industri keuangan? Mari kita telusuri bersama perjalanan dan peran menarik Fintech dalam transformasi finansial modern. 1. Pembukaan Pintu Akses Keuangan: Fintech telah membuka gerbang keuangan kepada siapa saja, di mana saja. Melalui aplikasi pintar dan platform daring, individu yang sebelumnya diabaikan oleh lembaga keuangan konvensional kini dapat dengan mudah mengakses beragam layanan, mulai dari pembukaan rekening hingga pinjaman. 2. Revolusi Pembayaran Digital: Selamat tinggal, uang tunai! Fintech telah mempercepat proses pembayaran dengan menghadirkan berbagai inovasi. Dari dompet digital hingga teknologi NFC, pembayaran digital tidak hanya memudahkan, tetapi juga meningkatkan keamanan dan efisiensi. 3. Pinjaman Tanpa Batas: Model Peer-to-Peer Lending (P2P) yang diperkenalkan oleh Fintech memungkinkan individu dan usaha kecil mendapatkan akses ke modal tanpa melewati proses rumit bank konvensional. Ini adalah pukulan keras bagi birokrasi dan memberikan kemampuan kepada yang sebelumnya dianggap tidak kreditabel. 4. Robo-Advisors: Ingin berinvestasi tanpa perlu menjadi ahli? Fintech membawa solusi dengan robo-advisors, sistem otomatis yang memberikan saran investasi berdasarkan algoritma cerdas. Ini membuat investasi menjadi lebih terjangkau dan lebih ramah bagi pemula. 5. Cryptocurrency dan Blockchain: Siapa sangka teknologi blockchain akan menjadi pemain kunci dalam transformasi keuangan? Fintech telah meramu fondasi untuk mata uang kripto, mengubah paradigma transaksi dan keamanan data finansial. Apa yang Perlu Diketahui untuk Maksimalkan Peran Fintech: Untuk mengambil manfaat penuh dari peran Fintech dalam transformasi industri keuangan, penting untuk tetap update dengan perkembangan terkini. Pelajari cara menggunakan aplikasi keuangan, pahami cara kerja teknologi blockchain, dan jelajahi inovasi terbaru dalam dunia pembayaran digital. Fintech telah membuka babak baru dalam evolusi industri keuangan. Dengan terus memahami dan memanfaatkan inovasi-inovasi ini, kita dapat lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di dunia finansial yang terus berubah. Jadi, siapkah Anda merajut perjalanan finansial Anda dengan Fintech? Mari kita jelajahi dan manfaatkan revolusi keuangan ini bersama!
Oct 26, 2023
Mendadak ada kebutuhan gadget baru, akibat gadget lama udah nggak compatible atau untuk menunjang kebutuhan pekerjaan dan lain sebagainya. iPhone 16 yang baru saja dirilis bisa jadi salah satu pilihan atas kebutuhan kamu. Tapi, membeli ponsel secara tunai bisa jadi tantangan. Inilah saatnya Avantee dengan produk #DuluanGajian hadir untuk membantu.…
Pemahaman mengenai keuangan adalah landasan untuk masa depan yang aman dan sejahtera. Memahami cara mengelola uang secara efektif sejak usia dini, sangat penting untuk mencapai tujuan pribadi dan profesional. Dengan pemahaman yang baik dan tepat, Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijak yang berdampak positif pada keadaan keuangan Anda.…
Jakarta, 22 Mei 2024 – PT. Pikkat QTA Retail Servisindo (PIKKAT), startup penyedia solusi ritel manajemen terintegrasi untuk UMKM berbasis digital, mengumumkan kerja sama dengan PT. Grha Dana Bersama (Avantee), startup fintech P2P lending, ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di kantor PIKKAT di Jakarta, pada hari ini (22/5).…
Perbedaan Antara Omzet dan Profit: Mengungkap Esensi Keuangan Bisnis Ketika berbicara tentang kesehatan keuangan suatu bisnis, dua istilah yang sering kali muncul adalah omzet dan profit. Kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian, tetapi sebenarnya memiliki arti yang sangat berbeda dan memegang peran penting dalam evaluasi kinerja…
Banyak Uang Belum Tentu Kaya: Menggali Makna Sebenarnya Sebagian besar dari kita mungkin bermimpi memiliki banyak uang sebagai kunci menuju kekayaan. Namun, apakah memiliki banyak uang sudah cukup untuk dianggap kaya? Dalam realitasnya, banyak uang belum tentu membawa kekayaan sejati. 1. Definisi Kaya yang Sesungguhnya Kekayaan sejati bukan hanya tentang…
Keuangan pribadi yang sehat merupakan fondasi utama untuk mencapai tujuan hidup. Namun, seringkali kita terjebak dalam rutinitas sehari-hari dan lupa untuk merencanakan keuangan dengan baik. Agar tidak terjebak dalam kesulitan keuangan, yuk kita simak langkah-langkah praktis dalam membuat rencana keuangan pribadi yang sukses. 1. Mengidentifikasi Tujuan…
Pada tanggal 29 November 2023, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo disajikan dengan kesempatan emas untuk memperdalam pemahaman mereka tentang inovasi keuangan dalam dunia digital. Acara ini berupa webinar online yang menjadikan Avantee sebagai salah satu narasumbernya, Avantee sendiri merupakan platform peer-to-peer lending yang aktif dalam…
Dalam era modern ini, kebebasan finansial bukan lagi sekadar impian, melainkan tujuan yang dapat diwujudkan melalui langkah-langkah yang tepat. Salah satu cara yang paling efektif untuk mencapai kebebasan finansial adalah melalui investasi. Bagi para pemula, dunia investasi mungkin terasa kompleks dan misterius, tetapi dengan panduan yang tepat, langkah…
Keberhasilan keuangan keluarga bukanlah soal besarnya pendapatan, tetapi tentang bagaimana kita mengelolanya. Ingin tahu rahasia strategi mengelola keuangan keluarga dengan bijak? Mari kita gali bersama-sama. 1. Membuat Anggaran Keluarga yang Realistis: Mulailah dengan membuat anggaran keluarga yang realistis. Identifikasi pemasukan dan pengeluaran…
Selamat datang di era revolusi keuangan, di mana Fintech P2P Lending menjadi pahlawan tak terduga. Mari kita eksplorasi bagaimana perannya menciptakan ekosistem finansial yang lebih inklusif dan inovatif untuk masa depan. 1. Perkenalan dengan P2P Lending: Menghapus Batasan Tradisional P2P Lending, atau Pinjaman Peer-to-Peer, memotong perantara perbankan…